Sabtu, 21 Juli 2018

Nilai Tambah Untuk Produk Olahan Bawang



Salah satunya masalah dalam peningkatan Bagroindustri/B di Indonesia merupakan kapabilitas memproses produk yang masih tetap rendah. Perihal ini diperlihatkan dengan sejumlah besar komoditas Bpertanian/B yang di-export adalah bahan mentah dengan indeks retensi pemrosesan sebesar 71-75%. Angka itu tunjukkan jika cuma 25-29% produk pertanian Indonesia yang di-export berbentuk olahan. 

Keadaan ini tentunya mengecilkan nilai lebih yang yang didapat dari export produk pertanian, hingga pemrosesan selanjutnya jadi tuntutan buat perubahan agroindustri di masa global ini. Tehnologi yang dikelompokkan menjadi tehnologi agroindustri produk pertanian demikian bermacam serta begitu luas meliputi tehnologi pascapanen serta tehnologi proses. 

Sampai kini bawang merah/B semakin banyak di pasarkan berbentuk fresh. Walau sebenarnya, bawang merah dapat di proses jadi beberapa produk yang dapat memberikan nilai lebih buat beberapa petani. Pemrosesan produk bawang merah fresh ini terpenting begitu dibutuhkan saat panen raya serta harga alami kejatuhan. 

Mengkonsumsi rata-rata bawang merah untuk tahun 2004 merupakan 4, 56 kg/kapita/tahun atau 0, 38 kg/kapita/bulan (Dirjen Hortikultura, 2004). Perkiraan keinginan domestik untuk komoditas itu pada tahun 2004 sampai 915 550 ton (mengkonsumsi = 795 264 ton ; benih, export serta industri = 119 286 ton). 

Profil usahatani bawang merah terpenting dicirikan oleh 80% petani yang disebut petani kecil dengan luas tempat usaha 0. 5 ha. Beberapa varietas bawang merah yang diupayakan petani salah satunya merupakan Kuning (Rimpeg, Berawa, Sidapurna, serta Tablet), Bangkok Warso, Bima Timor, Bima Sawo, Bima Brebes, Engkel, Bangkok, Philippines serta Thailand. Selain itu, varietas bawang merah yang lebih disenangi petani untuk ditanaman pada musim kemarau merupakan varietas Philippines (import). Puncak panen bawang merah di Indonesia berlangsung hampir sepanjang 6-7 bulan tiap-tiap tahun, serta terkonsentrasi pada bulan Juni-Desember-Januari, sedang bulan kosong panen berlangsung pada bulan Pebruari-Mei serta November. Berdasar pada penilaian itu, musim tanam puncak diprediksikan berlangsung pada bulan April-Oktober. 

Beberapa komponen tehnologi Bbudidaya tanaman bawang merah/B yang sudah dibuat oleh instansi riset, diantaranya : (a) tiga varietas unggul bawang merah yang telah dilepaskan, yakni varietas Kramat-1, Kramat-2 serta Kuning, (b) budidaya bawang merah di tempat kering ataupun tempat sawah, dengan cara monokultur atau tumpang sari/gilir, (c) komponen PHT - budidaya tanaman sehat, pengendalian dengan cara fisik/mekanik ; pemasangan perangkap ; penilaian dengan cara teratur ; serta pemakaian pestisida berdasar pada ambang pengendalian, dan (d) bentuk olahan - tepung serta bubuk. 

Arah peningkatan Bagribisnis bawang merah/B meliputi : (a) menyiapkan benih varietas unggul bawang merah kualitas import menjadi salah satunya usaha substitusi (pengurangan ketergantungan pada supply import), (b) tingkatkan produksi bawang merah rata-rata 5. 24% per tahun sepanjang periode 2005 – 2010, (c) meningkatkan industri benih bawang merah dalam rencana melindungi kontinuitas supply benih berkualitas, dan (d) meningkatkan diversifikasi produk bawang merah dalam usaha penambahan nilai lebih.   Intisari peningkatan agribisnis bawang merah diarahkan pada (a) peningkatan ketersediaan benih unggul, (b) peningkatan sentral produksi serta pelebaran areal tanam, dan (c) peningkatan produk olahan. 

 Untuk mempermudah, pada dasarnya tehnologi pascapanen dikelompokkan berdasar pada tahapannya yakni, step awal atau step sebelum pemrosesan, step pemrosesan serta step pemrosesan lanjut. Perlakuan pascapanen step awal mencakup, pembersihan, pengeringan, sortasi serta pengeringan berdasar pada kualitas, pengemasan, serta penyimpanan, pemotongan/pengirisan, pengupasan,  dan yang lain. 


Dalam pohon industri bawang merah memberi deskripsi jika produk olahan yang bisa dihasil dari bawang merah cukuplah beragam.   Produk olahan bawang merah berbentuk kupasan utuh serta irisan  bawang merah fresh dapat  menaikkan nilai lebih seputar 150- 250%. Harga satu kg bawang fresh di tingkat petani sekitar pada Rp. 8. 000-Rp. 10. 000 per kg bergantung type verietasnya, sedang harga produk olahan fresh minimum dengan rendeman 80% sampai Rp. 25. 000-Rp. 40. 000.   Produk olahan bawang merah irisan kering, bawang goreng, Ipickles/I, bubuk bawang serta tepung mempunyai rendeman beragam pada 10-80%, dengan nilai lebih sekitar pada 250-300%. Keterangan diatas tunjukkan jika prospek peningkatan produk olahan bawang merah masih tetap begitu terbuka. 

Pemrosesan itu mempunyai tujuan untuk mengawetkan serta menjaga kualitas bawang.  Pemanfaatan bawang merah lewat diversifikasi produk olahan seperti tertera diatas telah ada di market. Salah satunya pilihan produk olahan bawang merah yang sedikit di kembangkan merupakan   tepung bawang, krupuk bawang, oleoresin, pasta bawang,  minyak bawang,  dan bawang giling. 

Mengingat jika intensitas pemakaian bawang merah yang lumayan besar jadi salah satunya jalan keluar pilihan perlakuan saat panen merupakan pembuatan pasta bawang merah,  meningkatkan nilai lebih bawang merah dengan usaha diversifikasi olahan, serta memakai kesempatan usaha bumbu bawang berupa pasta. BPasta bawang merah/B adalah satu kreasi serta pengembangan baru dari olahan bawang merah yang memiliki komposisi gizi yang cukuplah komplit dibanding produk olahan bawang yang lain. Pasta bawang merah memiliki kandungan lemak, protein, karbohidrat, serta vitamin C. Tingkat keawetan serta kepraktisan dan harga yang dapat dijangkau jadikan produk ini begitu kompetitif dengan produk olahan bawang merah yang lain. Market share pasta bawang merah ini juga cukuplah luas, salah satunya merupakan beberapa ibu rumah-tangga, beberapa juru masak, serta beberapa pedagang masakan termasuk juga rumah makan serta hotel. Pendirian industri pasta bawang merah memberi nilai kelayakan berbentuk IRR sebesar 73 persen atau 58% semakin besar dari bunga bank yang cuma 15%. Kenaikan produksi sebesar 100 gr menyebabkan kenaikan cost produksi sebasar Rp 144, 50 dengan anggapan kenaikan harga bahan baku sebesar Rp. 1000, -. 

Olahan  kerupuk bawang merupakan semacam kerupuk yang dibikin dengan  langkah mencampurkan tepung-tepungan yang ditambah bawang yang dihaluskan  dengan bumbu atau lumatan lalu  dikukus, lantas disayat-sayat tipis atau dibuat dengan alat lalu dijemur supaya ringan digoreng. 

Tepung bawang merupakan semacam olahan bawang yang diawali dari pengirisan, perendaman larutan metabisulfit, penirisan, pengeringan serta memblenderan.   Umbi yang dipakai sebaiknya umbiyang bemutu, bawang merah mesti dipanen pada tingkat ketuaan yang optimum.  Padapembuatan tepung bawang merah dari varietas Sumenepmcnunjukkan bahwanilai VRS (zat volatile), rendemen tepung, nilai kelarutan serta wama tepung bawangmerah terunggul didapat pada perlakuan varietas Sumenep dengan tebal pengirisan 1-3rnm dengan suhu pemanasan 60°C, sedang aroma tepung bawang merah yang disukaipanelis pada perlakuan varietas Bima dengan tebal pengirisan 1-3 rnm serta suhupengeringan70°C (Hartuti serta Asgar, 1994).   Untuk membuat tepung bawang dikerjakan proses pendahuluan yang dengan diawali perendaman dalam  senyawa sulfit bisa tingkatkan daya perlindunganterhadap reaksi pencoklatan yang kerap berlangsung pada bahan yang dikeringkan. Pengeringan bawang dikerjakan dengan memakai dengan oven suhu 60°C selarna 24 jam.   Sesudah kering bawang merah sudah kering digiling dengan memakai grinder serta dikerjakan penyaringan denganukuran 60 mesh.   Pengemasan  hasil pengayakan dikemas dalam botol yang tertutup rapat, lantas disimpan padasuhu kamar. 

Bawang merah goreng merupakan pemrosesan bawang rnerah bisa dikerjakan dengan memproses umbi fresh melaluipenggorengan. Untuk tingkatkan kerenyahan pada bawang merah goreng dikasih Natriumklorida. Pada pembuatan bawang goreng dari beberapa varietas, tunjukkan bahwaperlakuan perendaman dalarn iarutan 5% NaCl   selama I jam kurangi kandungan air bawang hingga akan memberi kerenyahan ketika penggorengan.   Type bawang  yang  yang baik dipakai untuk membuat bawang merah goreng merupakan varietas  sumenep.    Setelah itu  lama penggorengan 10 menit lalu  dilakukan penirisan kemudian dikemas. Baca Juga : Pengolahan Bawang Goreng Terbaru

Irisan bawang merah kering merupakan salah satunya pengawetan bawang merah yang perlakuannya hampir sama juga dengan pembuatan tepung bawang perbedaannya merupakan tanpa dikerjakan pemblenderan.    Seperti pada pembuatan tepung bawang merah, psosedur pengolahandimulai dengan penentuan bahan, pengupasan, pengirisan, perendanman serta pengeringan.   Irisan-irisan bawang yang dikeringkan setelah itu dipisahkan dalam beberapa bentuk dan  ukuran, lalu pengemasan serta penyimpanan.   Proses pembuatan irisan bawang merahkering dengan memakai Natrium bisulfit serta Natrium khlorida, akan membuahkan irisan dengan warna cerah. 

Pilihan perlakuan saat panen bawang rnerah yang lainnya merupakan pembuatan acar bawang merah. Pada pembuatan acar ini pada prinsipnya merupakan pemakaian cukadan garam menjadi bahan pengawet.  Bau acar begitu ciri khas disebabkan dampak cuka yangditambahkan. Acar bawang merah kerap dipakai menjadi pelengkap masakan. 

Proses pembuatan olahan bawang merah dibikin oleoresin merupakan diawali dari penentuan, pengupasan bawang merah serta pencucian bubur bawang merah penggilingan & jus pelarutan & pengadukan sepanjang 90 menit pembelahan padatan filtrat penguapan pelarut dengan rotary evaporator padatan kulit media larutan panas : air, cuka, gula & garam pelarutShortening nabati. 

Perlakuan saat panen bawang merah yang baik, terutamanya dalarn hal pemrosesan bisa perpanjang waktu taruh serta mernpertahankan kualitas bawangmerah, jamin kontinuitas stock bawang merah selama hidup dan meningkatkannilai ekonominya. Untuk membuahkan produk olahan yang berkualitas beberapa hal yangperlu mendapatkan perhatian merupakan usia panen, penentuan bahan, pengirisan, kandungan airbahan, pemakaian bahan pengawet serta bentuk pengemasan.   Beberapa olahan bawang merah itu bisa jadi pilihan tingkatkan nilai lebih bawang merah yang hanya  di jual berbentuk fresh, beberapa negara telah bisa terima olahan itu untuk arah export seperti Singapore serta negara tetangga yang lain.   

Sumber : http://www.bbpp-lembang.infoindex.php/arsip/artikel/artikel-pertanian/583-nilai-tambah-dari-olahan-bawang-merah

Arti, Fungsi , Dan Cara Pengolahan Bawang Merah



Bawang merah merupakan salah satunya varietas tumbuhan berumbi yang bisa hidup di dataran tinggi. Bawang merah dimaksud semacam itu karena mempunyai warna ungu kemerahan pada kulitnya serta dagingnya. Bawang merah mempunyai struktur yang serupa dengan bawang bombay yakni berlapis-lapis tetapi dengan ukuran yang lebih kecil. Bawang merah berupa unit, tidak seperti bawang putih yang umbinya terkumpul pada sebuah kulit. Bawang merah mempunyai keunikan berbentuk bau yang tajam tapi tidak setajam bawang putih serta aroma gurih dan dikit pedas. Bawang merah umumnya dipanen bersama daunnya. Daun bawang merah dapat juga dipakai untuk bahan masakan atau taburan. Bawang merah mempunyai struktur yang lebih berair hingga lebih ringan dihaluskan untuk bumbu masakan. Bawang merah bisa membuat kulit baru jika disimpan kurun waktu yang lama dalam kondisi terkupas. 

Fungsi 

Bawang merah memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi. Bawang merah kaya vitamin serta zat lainnya seperti fosfor, seng, dan zat berguna buat badan yang lain. Manfaat bawang merah yang populer merupakan menjadi penurun desakan darah. Seperti yang Anda kenali, bawang merah mentah biasanya diberikan menjadi acar pada masakan berlemak seperti sate, nasi goreng, serta semacamnya. Tidak hanya baik untuk kesehatan, bawang merah jadi kunci paling utama dalam beberapa masakan nusantara. Hampir semua daerah di Indonesia memakai bawang merah dalam olahan kulinernya. Bawang merah dapat menonjolkan perasaan masakan serta memberi perasaan gurih terpenting untuk masakan pedas yang memakai cabai seperti bumbu balado, nasi goreng, rujak, dan lain-lain. 

Langkah Mengolah 

Bawang merah adalah umbi yang tahan lama penyimpanannya. Anda cukuplah menaruh dalam wadah terbuka dalam ruang kering serta tidak bersuhu ekstrim dan dalam kondisi masih tetap terbungkus kulit. Bawang merah dapat juga disimpan dalam kondisi terkupas lewat cara di bawah ini : 

Bawang merah yang telah dikupas dicuci bersih serta dikeringkan. Bawang merah setelah itu disimpan dalam wadah tertutup serta disimpan dalam almari es ; 
Bawang merah dapat juga disimpan dalam kondisi masak. Sesudah dikupas serta dibikin bersih bawang merah dicincang halus lantas ditumis dengan dikit minyak hingga sampai harum serta disimpan dalam toples lantas dimasukkan almari es. Bawang merah dapat tahan sampai 1 minggu ; 
Bawang merah bisa disimpan berbentuk bawang goreng renyah serta dimasukkan dalam toples kedap hawa agar tahan lama sampai sebulan. 

Pemakaian bawang merah untuk masakan dapat dibikin berbentuk cincangan atau ditumbuk halus bersama dengan bumbu lainnya. Bawang merah umumnya ditumis sampai masak baru digabung dengan bumbu lainnya serta bahan paling utama. Bawang merah goreng dapat juga digunakan menjadi taburan masakan untuk meningkatkan cita perasaan.

Sumber : http://www.kerjanya.net/faq/17922-bawag-merah.html

Aneka Produk Olahan Bawang Lengkap



Bawang Merah, Allium cepa var. aggregatum L. dalam bhs daerah diketahui La'zuna (tmn). Termasuk juga tanaman bumbu yang faedahnya banyak buat manusia. Masakan ikan sayur serta yang lain, merasa tidak enak jika tidak diperlengkapi dengan type tanaman ini. Karena itu, tanaman ini saat diketahui, berusaha dikembangbiakan petani. 

Produk olahan yang bisa dibuat dari bawang merah, cukuplah beragam hingga prospek peningkatan produk olahan bawang merah masih tetap begitu terbuka. Contoh-contoh produk olahan bawang merah salah satunya merupakan : bawang goreng, tepung bawang, pasta bawang, krupuk bawang dan lain-lain. 

Di bawah ini beberapa tehnologi produk olahan bawang merah yang sudah diketahui oleh orang-orang : 

1. Bawang Goreng 

Bawang goreng adalah produk olahan yang cukuplah diketahui oleh orang-orang. Pemrosesan produk ini tidak susah serta bisa dikerjakan dengan cost murah menjadi usaha kecil rumah tangga. 

untuk mendapat olahan Bawang merah, jadi dibutuhkan alat serta bahan seperti berikut : 

Bawang merah, 
Tepung terigu, 
Tapioka, 
Minyak goreng, 
Pisau serta telenan (alat ini dipakai untuk mengiris umbi bawang merah), 
Baskom (alat ini dipakai untuk menyimpan hasil irisan), 
Wajan (alat ini dipakai untuk menggoreng irisan bawang), 
Tungku kayu atau kompor 
Peniris (alat ini dipakai untuk meniriskan minyak irisan bawang yang baru usai digoreng. Karena itu bisa dipakai tampah serta besek anyaman, atau wadah plastik yang berlobang. Penirisan dapat juga memakai mesin peniris sentrifugal) 
Botol kaca bermulut lebar serta penutup ulir atau kantung plastik yang dipakai untuk mengemas bawang goreng. 
Sealer listrik (alat ini dipakai untuk tutup kantong plastik) 
Langkah Pembuatan Bawang Goreng 

Bawang dikupas, serta pangkal umbi dibuang, lalu bawang dicuci hingga sampai bersih. 
Terigu digabung dengan tapioka hingga sampai rata. Setiap 150 gr tapioka digabung dengan 175 gr terigu. Kombinasi ini dimaksud tepung kombinasi. 


Bawang iris membujur (tebal ± 2 mm), lalu dimasukkan ke baskom, serta ditambah dengan tepung kombinasi. Baskom digoyang-goyang hingga sampai bahan tercampur rata. Tiap-tiap 1 kg irisan bawang digabung dengan 65 gr tepung kombinasi. Hasil yang didapat dimaksud irisan bawang bertepung. 
Irisan bawang bertepung selekasnya digoreng didalam minyak panas (suhu 1700C) sepanjang 10 menit hingga sampai garing. Kemudian bawang ditiriskan serta didinginkan. 
Bawang goreng yang sudah dingin dikemas didalam paket tertutup rapat. Menjadi paket bisa dipakai kantong plastik, atau botol kaca bermulut lebar dengan penutup ulir. 

2. Tepung Bawang Merah 

Tepung bawang merah adalah produk olahan bawang merah yang mempunyai manfaat mengkonsumsi serta sudah memasyarakat. Pembuatan tepung bawang merah memang perlu dilihat supaya cita perasaan atau perasaan bawangnya tidak hilang. 

Pada umumnya bagian pembuatan tepung bawang merah merupakan seperti berikut : 

Pembuatan irisan bawang merah. Bawang merah dikupas terlebih dulu sebelum iris. Pengirisan dikerjakan dengan memakai pisau tajam dengan tebal irisan bawang kurang lebih 3-6 mm. 
Perendaman dalam Larutan Natrium Bisulfit. Proses perendaman dalam larutan Na-bisulfit untuk mengawetkan serta menghalangi pergantian warna karena reaksi pencoklatan. Juga untuk menahan rusaknya oleh serangga serta mikroorganisme pada bahan pangan yang akan dikeringkan. Perendaman bawang merah ke larutan bisulfit sebelum pengeringan akan memberi warna yang baik pada produk akhir tapi mengakibatkan rusaknya pada flavor serta aroma. Pemakaian Natrium Bisulfit baiknya sekedarnya serta diusahakan dalam jumlahnya dikit mungkin saja menjadi bahan penambahan. 
Menambahkan Tepung Maizena. Pati adalah komponen paling besar dalam tepung maizena. Ada pati dalam proses pengeringan bawang akan membuat perlindungan flavor serta perasaan. Jumlahnya yang ditambahkan seputar 5-15% dari berat bawang. 
Pengeringan dengan oven. Pengeringan bawang merah bisa dikerjakan dengan system batch. Pengeringan dengan system batch dikerjakan pada suhu 37, 8-600C, sepanjang 7-48 jam dengan kandungan air akhir 3-5 persen. 
Penggilingan. Potongan-potongan bawang merah berupa irisan tipis sudah alami pengeringan hingga sampai kandungan air kurang dari 10%, diperkecil dengan menggiling jadi bentuk bubuk yang diharapkan. Pengecilan ukuran dikerjakan dengan memakai penggilingan yang diperlengkapi dengan ayakan. Penggiling dioperasikan dengan kecepatan spesifik serta ayakan yang dipakai memiliki ukuran lubang minimal 100 mesh serta maximum 140 mesh. Kandungan air akhir bubuk maximum merupakan 14 persen (Ristek, 2014). 

3. Pasta Bawang Merah 

Pasta bawang merah merupakan bumbu pasta instan menjadi bumbu siap saji yang dibikin berbentuk pasta. Terbuat dari beberapa kombinasi bumbu serta rempah, sama dengan manfaat bumbu itu. Contohnya bumbu gulai, bumbu rendang, bumbu semur dan lain-lain. 

Bumbu-bumbu yang diperlukan untuk semasing kuliner itu telah dikumpulkan, serta dibikin berbentuk pasta (Suriana, 2011). Pasta Bawang merah adalah satu kreasi serta pengembangan baru dari olahan bawang merah yang memiliki komposisi gizi yang cukuplah komplit dibanding produk olahan bawang yang lain. 

Pasta Bawang merah memiliki kandungan lemak, protein, karbohidrat, serta vitamin C. Tingkat keawetan serta kepraktisan dan harga yang dapat dijangkau jadikan produk ini begitu kompetitif dengan produk olahan bawang merah yang lain. 

Market share pasta bawang merah ini juga cukuplah luas, salah satunya merupakan beberapa ibu rumah-tangga, beberapa juru masak, serta beberapa pedagang masakan termasuk juga rumah makan serta hotel (Irawan, dkk., 2014). 

Cara membuat pasta bawang merah lumayan sederhana, yaitu dengan mengupas bawang merah lalu diblanching sepanjang 5-10 menit, serta setelah itu diblender. Pasta bisa digabung bumbu yang lain sesuai dengan keperluan serta hasrat. Kemudian pasta bawang merah bisa disimpan dalam botol selai yang sudah disterilkan. 

4. Kerupuk Bawang Merah. 

Kerupuk bawang merah bisa dibikin dengan mencampurkan tepung-tepungan yang ditambah bawang yang dihaluskan dengan bumbu atau lumatan lalu dikukus, lantas disayat-sayat tipis atau dibuat dengan alat lalu dijemur supaya ringan digoreng.

Sumber : http://sulut.litbang.pertanian.go.id/index.php/106-infoteknologi4/791-aneka-produk-olahan-bawang-merah

Senin, 02 Juli 2018

Bawang Goreng Krispi Dengan Tepung


Bawang Goreng Crispy (Krispi) yaitu product olahan bawang merah yang di proses jadi product olahan yang mempunyai cita rasa serta struktur unik. Bawang goreng krispi agak tidak sama dengan bawang goreng umum yang memperbedakan yaitu menambahkan tepung yang berperan melapisi bawang yang sudah di irislah tidak tebal - tidak tebal terkecuali untuk meningkatkan cita rasa serta struktur yang unik manfaat menambahkan tepung yaitu perpanjang usia taruh dari product bawang goreng itu Ciri-ciri alami bawang merah yakni teksturnya akan berair waktu sudah irislah. Kandungan air dalam bawang merah cukup banyak juga hal seperti itu bisa buat bawang cepat melempam setelah digoreng. Gunakan sedikit menambahkan tepung terigu untuk menyerap kandungan air pada bawang. Tepung terigu membantu menghasilkan susunan yang renyah pada bawang goreng. Namun penggunaannya juga harus diperhatikan karena apabila terlalu banyak, maka aroma keunikan bawang goreng akan hilang tertutup tepung terigu. 

Makanan berkuah seperti soto juga sup, mie goreng, bahkan nasi putih hangat sekalipun ditaburi bawang goreng, wangi harumnya mengundang nafsu makan. Aroma bawang goreng yang wangi juga renyah ini sangat cocok sekali digabungkan padan dengan menu sehari-harinya. 


Tersebut langkah bikin bawang goreng crispi 

1. Pastikan bawang merah maupun bawang putih yang baik, tak cacat, tak memar serta tak busuk 

2. Potong atau menghilangkan pangkal bawang supaya memudahkan sistem pengupasan 

3. Kerjakan sistem pencucian serta pengupasan dengan cara manual atau lebih efisien pakai mesin pengupas bawang yang banyak di jual dipasaran 

4. Rajang tidak tebal tipis bawang dengan pisau maupun dengan mesin potong bawang 

5. Sesudah dirajang campur irisan bawang dengan tepung tapioka serta tepung terigu dengan perbandingan 1 : 1 memakai tampah, atau memakai toples bila lebih gampang serta sederhana pakai mesin pencampur tepung bawang 

6. Goreng segera dengan minyak mendidih serta janganlah lupa di bolak balik supaya tak gosong, pakai api kecil 

7. Tiriskan minyak dengan di simpan di atas kertas maupun dengan memakai mesin peniris minyak 

8. Dinginkan bawang goreng krispi serta siap dikemas

Rabu, 31 Mei 2017

MESIN PENGUPAS BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH


mesin kupas bawang, mesin pengupas bawang, mesin pengupas bawang merah, mesin pengupas bawang putih
mesin pengupas bawang

Tahapan menggupas kulit luar bawang merah atau bawang putih cukup memakan waktu lama dan ribet,Kami CV. KIOS MESIN memproduksi mesin untuk mempermudah dan mempersingkat dalam tahapam mengupas kulit bawang merah dan bawang putih dengan mengunakan mesin pengupas bawang produksi CV.KIOS MESIN. Berikut beberapa kelebihan dari mesin pengupas bawang merah dan bawang putih produksi kami

  •  Dinding dalam mesin dilapisi dinding lunak untuk mengurangi memar dan kerusakan pada bawang yang diproses
  • Proses pengupasan relatif cukup  singkat dibandingkan dengan cara manual
  • Selain berfungsi sebagai pengupasan bisa di gunakan sebagai mesin  pencuci bawang setelah panen sehingga bisa di gunakan untuk membersihkan kotoran berupa tanah
  • Mesin ini dilengkapai dua bentuk atau sistem kombinasi bentuk pengupas sehingga proses pengupasan lebih cepat dan efektif
Cara mengunakan adalah sebagai berikut :

  1. Hubungkan pengerak dinamo dengan sumber listrik
  2. Hubungkan kran saluran air yang telah disediakan dengan sumber air atau tampungan air
  3. Hidupkan atau pencet saklar on off mesin pengupas bawang
  4. Masukan bawang sedikit - sedikit secara continyu sesuai kapasitas
  5. Biarkan selama 1-2 menit dan cek efektifitas pengupasan dengan mebuka corong atas
  6. Jika bawang sudah terkelupas sempurna buka corong pengeluaran  sehinggasecara otomatis bawang akan keluar dari corong pengeluaran dan tampung hasil pengupasan
  7. Matikan mesin pengupas bawang atau ulangi proses dari awal untuk mengupas bawang selanjutnya

Berikut beberapa pilihan kapasitas dan tipe 


mesin kupas bawang, mesin pengupas bawang, mesin pengupas bawang merah, mesin pengupas bawang putih
mesin pengupas bawang merah dan bawawng putih


Spesifikasi
Dimensi                       : 
800 x 600 x 850 mm
Pengerak                     : Dinamo 1  HP
Material Tabung          : 
Stainless Steel
Material Rangka          : Siku Besi
Material Cover            : Besi Dan  Stainless Steel
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Sistem Pengupas         : Kombinasi Pengupas Miring dan Horisontal
Pelapis Tabung           : Spon
Kapasitas                     : 12-15 kg/Proses
   Kelengkapan               : Pipa Saluran Air

Spesifikasi
Dimensi                       : 
650 x 600 x 800 mm
Pengerak                     : Dinamo 1/2  HP
Material Tabung          : 
Stainless Steel
Material Rangka          : Siku Besi
Material Cover            : Besi Dan  Stainless Steel
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Sistem Pengupas         : Kombinasi Pengupas Miring dan Horisontal
Pelapis Tabung           : Spon
Kapasitas                     : 8-10kg/Proses
   Kelengkapan               : Pipa Saluran Air

Spesifikasi
Dimensi                       : 
600 x 500 x 800 mm
Pengerak                     : Dinamo 1/4  HP
Material Tabung          : 
Stainless Steel
Material Rangka          : Siku Besi
Material Cover            : Besi Dan  Stainless Steel
Transmisi                    : Pulley Dan V-Belt
Sistem Pengupas         : Kombinasi Pengupas Miring dan Horisontal
Pelapis Tabung           : Spon
Kapasitas                     : 4-5 kg/Proses
   Kelengkapan               : Pipa Saluran Air

Kami Menyediakan Pula Paket Lengkap Mesin Pengolahan Bawang Goreng KLIK DISINI



Untuk Mengetahui Info Lebih Lengkap Untuk Mesin - Mesin Tersebut Silahkan Kontak



082138161990 ( SIMPATI )

087739688150 ( XL)

Sabtu, 20 Mei 2017

MESIN BAWANG GORENG TEPUNG / MESIN PENCAMPUR TEPUNG BAWANG GORENG

MESIN MOLEN BAWANG GORENG TEPUNG( MESIN PENCAMPUR TEPUNG BAWANG GORENG )


mesin bawang goreng tepung, mesin pencampur tepung bawang goreng
mesin bawang goreng tepung
Dalam pembuatan produk bawang goreng tepung proses penentu kerenyahan bawang goreng salah satunya adalah penambahan tepung dengan cara melapisi keseluruhan permukaan bawang yang telah dirajang / diiris / dipotong dengan tepung, banyak cara untuk melapisi bawang dengan tepung salah satunya dengan bantuan mesin pencampur tepung bawang goreng berikut beberapa kelebihan dengan mengunakan mesin bawang  goreng tepung atau mesin pencampur tepung bawang goreng 

  1. Cara pemakian lebih mudah dan cepat
  2. Daya tampung bawang sekali proses cukup besar
  3. Proses pelapisan tepung dengan bawang lebih merata 
Untuk mengetahui cara kerja mesin pencampur tepung bawang goreng silahkan klik video dibawah ini



Berikut Spesifikasinya

Spesifikasi

Tipe                     : KM-B100
Dimensi                : 900 x 550 x 1400 mm
Diameter              : 500 mm
Material Tabung  : Plat Stainless Steel
Material Rangka  : Siku Besi
Transmisi             : Pulley, Gear Box Dan
                               V-Belt
Kapasitas              : 40-50 kg/jam
Penggerak           : Elektromotor ½  HP

Spesifikasi

Tipe                     : KM-B100
Dimensi                : 900 x 700 x 1400 mm
Diameter              : 700 mm
Material Tabung  : Plat Stainless Steel
Material Rangka  : Siku Besi
Transmisi             : Pulley, Gear Box Dan
                               V-Belt
Kapasitas              :
60-80 kg/jam
Penggerak           : Elektromotor ½  HP


mesin pencampur tepung bawang goreng, mesin bawang goreng tepung
mesin pencampur tepung bawang goreng

Untuk Mengetahui Info Lebih Lengkap Untuk Mesin - Mesin Tersebut Silahkan Kontak



082138161990 ( SIMPATI )

087739688150 ( XL)

Rabu, 17 Mei 2017

CARA MEMBUAT BAWANG GORENG YANG RENYAH DAN GURIH

CARA MEMBUAT BAWANG GORENG YANG RENYAH DAN GURIH




Bawang Goreng Adalah produk olahan bawang merah yang diiris atau dipotong tipis tipis kemudian digoreng mengunakan  minyak panas sampai berwarna kecoklatan dan beraroma harum lalu di angkat serta ditiriskan sampai siap dihidangkan. Umumnya bawang goreng  ini ditabur diatas   masakan sebagai penyedap dan penambah cita rasa. Namun Untuk mendapatkan cita rasa yang enak dan bawang gorong memeiliki tekstur yang renyah saat di gigit kami akan memberikan sedikit informasi bagaimana trik dan tips untuk membuat bawang goreng yang renyah dan gurih, berikut trik dan tipsnya

1. Pilihlah bawang merah yang segar, tidak busuk dan memiliki ukuran sedang atau besar hal ini berpengaruh pada hasil gorengan, jika bawang yang diolah ukurannya terlalu kecil hasil dari pengorengan akan menyusut cukup banyak sehingga secara bentuk kurang menarik

2. Bersihkan bawang merah dari kotoran dan kupas hilangkan lapisan pertama kulit bawang secara manual atau mengunakan mesin pengupas bawang, jika mengunakan mesin gunakan mesin yang tepat agar hasil pengupasan banyak memar Untuk info mesin pengupas bawang silahkan Klik Disini

3. Potong atau iris bawang merah menjadi potongan tipis -tipis jangan sampai terlalu tebal karena nanti setelah digoreng hasilnya akan lembek atau potongan tidak sama tebal tipisnya berpengaruh terhadap tingkat kematangan yang tidak sama, untuk mendapatkan ketebalan yang sama dan tipis bisa mengunakan mesin perajang bawang / mesin pemotong bawang untuk info mesin tersebutk Klik Disini

4. Setelah di dapatkan bawang merah yang telah di potong tipis, bawang siap digoreng namun saat pengorengan gunakan api kecil dan di aduk secara konstan agar tingkat kematangan rata dan tidak gosong, jika dilihat bawang yang di goreng sudah berwarna coklat ke emasan bawang goreng siap diangkat dari minyak panas dan segera di tiriskan

5. Bawang goreng segera di tiris kan untuk mengurangi minyak agar bawang goreng awet di simpan serta renyah, Untuk peniris lebih cepat gunakan mesin peniris minyak ( Spiner ) karena lebih praktis dan cepat, silahkan Klik Disini untuk info mesin peniris minyak bawang goreng

6. Bawang goreng yang telah di tiriskan siap di sajikan atau siap di kemas dalam bentuk kemasan platik , topless atau cup dan di pasarkan


ALL ABOUT BAWANG MERAH

Bawang merah merupakan salah satunya varietas tumbuhan berumbi yang bisa hidup di dataran tinggi. Bawang merah dimaksud semacam itu ka...